Berawal dari Kesederhanaan Menuju Kemuliaaan
Latar Belakang Pesantren Al-Furqon
Pesantren Yatim Piatu & Dhuafa Al-Furqon Bandung lahir dari keprihatinan terhadap kualitas Pendidikan
Anak Yatim Dan Dhuafa, oleh karenanya Yayasan Madinatul Furqon Bandung membuka
lembaga pendidikan baik Formal maupun Non Formal sepertiPondok Pesantren,Madrasah
dan Panti. Semua ini memiliki fokus di aspek sosial dan pendidikan, sehingga
tidak mengedepankan aspek keuntungan material tetapi keuntungan amaliah
spiritual. Nilai yang tertanam baik di pendiri maupun pengurus di Pesantren
Al-Furqon, bahwa anak yatim menjadi instrumen keislaman seorang muslim supaya
tidak termasuk kedalam golongan yang mendustakan agama.
Yayasan
Madinatul Furqon lahir dari keprihatinan bahwa di lingkungan Desa Jambudipa yang
pada waktu itu hanya Al Furqon satu-satunya Pondok Pesantren sedangkan lembaga
pendidikan non muslim begitu banyak dengan kualitas sarana dan SDM para
pengelolanya yang begitu mewah dan megah, oleh karena itu, kami tergerak untuk
berjihad melalui bidang pendidikan dengan mendirikan Pondok Pesantren Al Furqon
yang bergerak pada pendidikan anak yatim dan dhuafa serta Pembinaan terhadap masyarakat.
Bidang gerak pendidikan Yayasan
Madinatul Furqon yang lebih kita kedepankan adalah Pondok Pesantren Yatim dan
dhuafa Al-Furqon sehingga mulai tahun Pelajaran 2014/2015 Sistem pembelajaran
di Yayasan Madinatul Furqon di padukan menjadi Islamic Boarding School Al
Furqon yang mana Kurikulum pembelajaran dari Dik Nas dengan Pesantren di
padukan dan Anak anak wajib mukim.
Islamic Boarding School Al Furqon menampung anak-anak Yatim, Piatu dan Dhuafa
(Tidak mampu secara ekonomi), mereka diberikan pendidikan keagamaan
(Kepesantrenan), Pendidikan Formal (MTs & MA ) dan mereka 100% dibebaskan
dari Biaya apapun. Adapun pembiayaan bersumber dari sumbangan dari para donatur baik dari
pemerintah maupun pihak swasta, pengembangan kegiatan Ekonomi dan lain-lain yang
bersifat halal dan tidak mengikat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar